Beranda Ekbis Produksi Minuman Herbal Binaan Pertamina di Papua Melonjak

Produksi Minuman Herbal Binaan Pertamina di Papua Melonjak

 JAYAPURA-Pertamina kembali mendorong pemulihan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Papua. Ini sebagai bentuk kemitraan di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia setahun terakhir.

Dukungan itu berupa penyerapan 10 ribu produk seperti herbal, multivitamin, desinfektan, masker dan sebagainya yang dapat mendukung upaya pencegahan virus Covid-19.

Ty’p Herbal Drink Papua milik Ririn Musti Wijayaningsih, misalnya, memiliki racikan khusus yang diyakini ampuh untuk menangkal virus Covid-19.

“Kami punya produk Temulawak Mix, berisi campuran temulawak, jahe, kunyit, dan serai. Bahan-bahan ini bisa meningkatkan imun dan daya tahan tubuh,” kata Ririn, Jumat (2/4).

Gemar mengkonsumsi jamu atau herbal dari penjual keliling, mendorong Ririn mencoba peruntungan dalam bisnis tersebut. Ia tahu betul peluang usaha yang cocok di tengah pandemi Covid-19.

“Saya terinspirasi memproduksi jamu dengan kemasan yang praktis dan higienis serta memiliki cita rasa yang kekinian. Ada produk minuman rasa Beras Kencur Latte,” Ririn menjelaskan jenis herbal yang dikemasnya.

Tak disangka, bisnisnya mengalami kemajuan pesat bersamaan dengan penemuan formula yang tepat. Bayangkan, dalam sebulan, Ririn dan keluarga mampu memproduksi hingga 2 ribu botol jamu.

Jumlah itu naik sebesar 150 persen setelah dirinya menjadi mitra binaan Pertamina pada 2020 lalu. Bahkan, saat ini Ririn mampu memproduksi aneka minuman herbal hingga 5 ribu botol dalam sebulan.

Usaha yang berlokasi di Jalan Raya Sentani, tepatnya Waena Distrik Heram, Kota Jayapura itu banyak memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produknya. Cara ini tak menjadi penghalang bagi Ririn untuk mempromosikan produknya ke seantero Nusantara.

Ririn mengaku dengan bergabung menjadi binaan Pertamina turut mendatangkan manfaat tidak hanya untuk dirinya, melainkan juga bagi orang di sekitarnya.

Sebelum menjadi binaan, Ririn belum memiliki karyawan. Kini ia punya 4 orang karyawan yang merupakan ibu rumah tangga di sekitar rumahnya. Hal itu pula menjadi implementasi SDGs yang bertujuan menyediakan pekerjaan layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto mengapresiasi bisnis yang dijalani oleh Ririn. Menurutnya, masyarakat bisa membantu upaya kebangkitan UMK dengan membeli produk mereka.

“Melalui Program Kemitraan, Pertamina ingin dapat senantiasa menghadirkan energi yang menggerakkan roda ekonomi. Energi yang menjadi bahan bakar, serta energi yang menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan cara ini, lanjut Agus, Pertamina yakin dapat senantiasa menghasilkan manfaat ekonomi di masyarakat sesuai dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial.(tmb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Komentar Terbaru

error: Content is protected !!