Beranda Ragam Jadi Ketua KMB Papua, Ronald Panjaitan: Orang Batak Harus Jadi Garam dan...

Jadi Ketua KMB Papua, Ronald Panjaitan: Orang Batak Harus Jadi Garam dan Terang

JAYAPURA–Ronald E. Panjaitan terpilih menjadi Ketua Kerukunan Masyarakat Batak (KMB) Provinsi Papua periode 2021-2025. Ia dipilih secara aklamasi dalam ‘Rapot Bolon’ atau Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 yang digelar di Hotel Horison Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Sabtu (27/2) sore.

Dengan mengantongi 43 suara sah dari total 58 peserta Mubes, Ronald secara sah memimpin KMB Provinsi Papua selama lima tahun ke depan. Ia menggantikan Kenan Sipayung yang telah memasuki purna tugas sebagai Ketua KMB sebelumnya.

“Motivasi saya maju sebagai Ketua KMB Provinsi Papua tak lain adalah kepedulian. Bagaimana wujud kepedulian kita kepada masyarakat dan pemerintah di Provinsi Papua, khususnya bagi sesama etnis Batak supaya tidak tercerai berai. Bersatu dalam mewujudkan kegiatan sosial,” ujar Ronald panjaitan yang sebelumnya menjabat Ketua KMB Kota Jayapura.

Menyoal program kerjanya dalam waktu dekat kata Ronald, segera membereskan struktur organisasi KMB Provinsi Papua, mulai dari pemilihan ketua bidang atau seksi pada sejumlah divisi. Kemudian, merangkul komunitas marga dan perkumpulan orang Batak yang berada pada sejumlah kabupaten. Sebab, jajaran kepengurusan KMB di Papua hingga kini baru menjangkau 13 kabupaten/kota.

“Inilah program kerja jangka pendek kami. Mengingat, KMB adalah organisasi sosial kemasyarakatan,” jelasnya.

Ronald memberikan sambutannya sesaat terpilih menjadi Ketua KMB Provinsi Papua. Ia mengajak masyarakat Batak dapat menjadi garam dan terang di Tanah Papua, sebagaimana visi dalam Rapot Bolon tahun ini. Ia menekankan orang Batak agar tetap merawat kenyamanan dan keberagaman yang terjalin hingga kini.

“Mari kita bekerja sama, bergandeng tangan, menciptakan ketentraman. Orang Batak itu harus betul-betul hadir di tengah-tengah masyarakat di Provinsi Papua. Jangan membuat kegaduhan yang berujung rasis atau potensi perpecahan antar suku di Papua,” pesanya, dalam sesi wawancara, Sabtu (27/2) petang.

Pembukaan ‘Rapot Bolon’ kali ini dihadiri oleh perwakilan dari Kesbangpol Provinsi Papua, Rita Tambunan. Mewakili Kepala Kesbangpol, ia berharap KMB terus berpartisipasi dalam mendukung pembangunan di Bumi Cenderawasih. Selain itu, menjaga adat istiadat Batak di ujung timur Indonesia, lewat organisasi KMB yang sudah berdiri sejak 20 tahun lalu.

“Kami berharap KMB bisa menjadi gerbang utama dalam mendukung pembangunan kemanusiaan di Tanah Papua, bahkan juga bisa berkontribusi dalam pelayanan sosial maupun pembangunan SDM,” ujar Rita.

Untuk diketahui, ‘Rapot Bolon’ KMB Provinsi Papua digelar dengan menerapkan protokoler kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Setiap panitia atau peserta diwajibkan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Seluruhnya diminta untuk mengurangi mobilitas selama acara tersebut berlangsung.(tmb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Komentar Terbaru

error: Content is protected !!